Senin, 17 Mei 2010

DIUNDANG SEMINAR DI BAPEDA GK: KOYO PEJABAT WAE, LIK

Kepala Desa Songbanyu, Prihadi dan Ketua Karang Taruna, Sarwanto HS diundang IRE dalam sebuah diskusi tentang 'mencermati kemiskinan: penyebab dan solusinya' di Kabupaten Gunungkidul. Diskusi digelar di Kantor Bapeda Gk, lantai 2. Gayeng. Semua komponen pemerintahan dihadirkan, termasuk anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul. Tapi sayang, Pak Anggota DPRD landai-landai saja dalam menanggapi maslah kemiskinan ini. Tampaknya mereka mulai kebal dan hilang sensitifitasnya terhadap kemiskinan. Membicarakan kemiskinan, bagi mereka seolah-olah bukanlah tema yang menarik. Tapi tidak tahu lho kalau temanya dirubah tentang proyek apa dan dapat komisi berapa. Ya Allah, kami hanya bisa berdoa kepadamu. Bukan pikiran dan alam bawah sadar mereka. Hidup tidak berarti apa-apa, jika tidak bermanfaat bagi orang lain. Di ujung sana, di Kabupaten Kemiskinan ini, sebagaiman digambarkan dalam cerpennya Nugroho Noto Susanto "Gunungkidul", ini ada persoalan di depan mata kita. Tapi kenapa kita menjadi tidak tahu sama-sekali. Mbok sekali-sekali kalau tidak tahu mencari tahu kepada orang yang tahu. Seperti Sang Buta yang mau setia dengan tongkatnya????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar